Hubungan persahabatan antara New Zealand dan Indonesia yang telah berlangsung lebih dari 60 tahun semakin ditingkatan seperti yang tertuang pada:

PLAN OF ACTION for The Indonesia – New Zealand Comprehensive Partnership For the Period 2020 – 2024 The Government of the Republic of Indonesia and the Government of New Zealand:

Sebuah dokumen bilateral antar dua negara sahabat yang ditandatangani pada 29 July 2020 oleh Mentri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno L. P. Marsudi dan Mentri Luar Negeri New Zealand Rt Hon Winston Peters Minister, bersumber dari situs resmi Ministry of Foreign Affairs and Trade, (www.mfat.govt.nz)

Plan of Action ini berisi poin – poin penting meliputi; Penguatan dan Perluasan Hubungan Kedua Persahabatan, Perluasan Hubungan Daganng dan Ekonomi, Renewable Energy dan Kerjasama Lingkungan, Pendidikan – Pariwisata – Ilmu Pengetahuan – Teknologi – Inovasi – Kerjasama antar Sumber Daya Manusia, Pengembangan Kerjasama, Pertahanan – Keamanan – Cyber – Kerjasama Maritim, Agenda Regional – Multilateral, dan Pembiayaan.

Artikel ini akan ditulis secara bersambung agar pembaca dapat memahaminya secara komprehensif dan nyaman. Selamat membaca 🙂

I. Memperkuat dan Memperluas Hubungan Kedua Persahabatan

1. Kedua negara menguatkan kepercayaan satu sama lain dan saling membagi niat baiknya yang telah tertanam sejak hubungan ini berlangsung lebih dari 60 tahun. Sebagai bentuk hubungan yang menyeluruh antara New Zealand dan Indonesia, keduanya berusaha keras untuk membina hubungannya sehingga dapat berkesinambungan untuk memperkuat dan terus tumbuh sampai 60 tahun kedepan. Untuk itu kedua negara sepakat:

a. Memastikan salah satu wakil resmi negaranya untuk berinteraksi minimal satu kali dalam setahun

b. Pertemuan tahunan antar delegasi yang disepakati untuk melihat progress hubungan antar kedua negara oleh Mentri Luar Negeri

c. Memperkuat hubungan kemetrian lintas sektoral dari hubungan bilateral dan regional bidang politik, perdanganan, ekonomi, keamanana, kerjasama lingkungan juga prioritas lainnya untuk mendukung keberhasilan dari capaian – capaian yang telah canangkan.

d. Mempromosikan hubungan kedua parlemen secara reguler.

2. Kedua negara memutuskan untuk mengembangkan join program demi mendukung perluasan hubungan antar pimpinan Indonesia and tokoh tokoh kunci influencers, akademis, think – tanks, dan juga pertukaran dibidang pendidikan untuk memperkaya saling pengertian dn memupuk hubungan yang berinovasi dan berpemikiran baru.

3. Kedua negara menetapkan untuk memperluas lebih kuat lagi hubungan antar sumber daya manusianya, termasuk melalui program pertukaran Profesional dan Bisnis Leader

4. Kedua sahabat lebih lanjut memutuskan untuk menggiatkan pertukaran dan saling berkunjung diantara komunitas kemasyarakatan untuk memupuk rasa keberagaman, pertemanan, saling menghormati, termasuk dan tidak terbatas hanya pada hubungan dialog antar agama dan kepercayaan.

bersambung……………………(Red)